Pada zaman dahulu kala, kira-kira akhir abad ke duapuluh, di sebuah negeri di eropa timur hiduplah seorang gadis penjual korek api. Gadis itu sedang mencari uang untuk mengobati ibunya yang sakit-sakitan. Berhari-hari dia mengumpulkan uang, tapi uang tak pernah cukup untuk rumah sakit. Tidak ada yang pernah cukup bagi orang miskin, bahkan untuk memberi ibunya sekerat roti pun kesusahan. Terus dan terus, berbulan-bulan dia bekerja. Dan bekerja. Dan bekerja. Dan bekerja. Dan bekerja. Dan bekerja. Dan bekerja lebih banyak dari tulisan bekerja yang ada di karangan ini. Hingga hadir bulan Desember. Salju turun, anak-anak begitu gembira. White Cristmast kata orang-orang.
